Melalui Aplikasi Vitamin Bertenaga Disdukcapil Berharap RT Aktif Dalam Pendataan Kematian Warganya
Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kukar, Muhammad Iryanto. (pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Sebagai
salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab untuk
merealisasikan program Dedikasi Kukar Idaman, Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan inovasi yang
selaras dengan program kesatu Dedikasi Kukar Idaman yakni Disapa (Digitalisasi
Pelayanan Publik).
Sejak 2021 Disdukcapil telah
memiki program inovasi, yakni berupa program dirancang berbasis aplikasi yang
bernama Revitalisasi Pelaporan Kematian Berbasis Rukun Tetangga atau disingkat
(Vitamin Bertenaga).
Kepala Disdukcapil Kukar, Muhammad
Iryanto mengungkapkan program Vitamin Bertenaga ini dapat diakses pada Aplikasi
IDAMAN RT. Vitamin Bertenaga ini juga sebagai upaya untuk mendata mengenai
pelaporan kematian.
Dirinya menjelaskan bahwa
pendataan kematian ini telah di atur dalam Undang-Undang Adminduk nomor 24
tahun 2013, yang menegaskan bahwa setiap kematian wajib dilaporkan ke RT.
“Konsep Vitamin Bertenaga ini juga
dibuat dengan melihat kondisi objektif, serta laporan Rukun Tetangga (RT)
terkait kematian di Kukar,” ungkap Iryanto saat diwawancarai poskotakaltimnews di ruang kerjanya
belum lama ini.
Dirinya juga menyebutkan bahwa
pendataan kematian ini sangat penting, sebab data ini berkaitan dengan Data
Pemilih untuk Pemilu maupun Pilkada.
“Karena kita berbicara data, jadi
melalui Vitamin Bertenaga ini RT dapat langsung melaporkan apabila ada warganya
yang meninggal. Tidak seperti dulu untuk mengurus akta kematian harus datang ke
Capil, saat ini cukup melapor ke RT,” terang
Iryanto.
“Tugas RT itu adalah melaporkan
administrasi kependudukan, salah satunya adalah laporan kematian. Dalam hal ini
RT hadir dan aktif melaporkan dan mendata. Sehingga dengan adanya Vitamin
Bertenaga jangan sampai orang yang sudah meninggal tapi masih masuk dalam
Daftar Pemilih pada saat Pemilu maupun Pilkada, karena tidak dilaporkan,” tambahnya.
Ia juga mengatakan dalam
menjalankan program vitamin bertenaga, Disdukcapil menggandeng Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD) Kukar. Sebab dirinya beranggapan dua OPD
tersebut saling berkesinambungan. Antara program yang satu dengan program yang
lainnya.
“Kami memang menggandeng DPMD,
karena dinas tersebut juga punya program Kukar Bebaya, yang didalam programnya
ada alokasi anggaran kepada RT sebesar Rp 50 juta,” ujarnya.
Iryanto menjelaskan, aplikasi Vitamin Bertenaga berupa tentunya diharapkan agar para RT di Kukar lebih mudah melaporkan apabila ada warganya yang meninggal, baik melaporkan secara real time dan sesegera mungkin, dan cukup mengakses melalui Smartphone.
“Program vitamin bertenaga ada di
aplikasi IDAMAN RT, singkatan dari Informasi Data Administrasi Kependudukan
Rukun Tetangga. Dan ini merupakan program sesuai dengan arahan Bupati Kukar Edi
Damansyah untuk memanfaatkan Digitalisasi pada pelayanan publik,” tutupnya.
(adv/tan)